ASWAD SYAM
INI pengalaman saya saat meliput bersama seorang teman. Waktu itu, kami diperbantukan di Radar Sulbar (saat itu masih bernama Radar Mandar). Sesuai mekanisme penerimaan di Fajar waktu itu, mereka yang diterima harus dimagangkan di grup PT Media Fajar.
Saat itu kami jalan berdua meliput di sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) di daerah Polewali Mandar. Kami sempat bertemu dengan kepala sekolah, seorang perempuan. Waktu itu menjelang ujian akhir nasional, jadi tema wawancara kami seputar UAN.
Saya yang bertanya dan teman yang mencatat. Sebelum wawancara, saya melihat teman saya memasukkan rokok ke tempat rokok yang terbuat dari kayu. Dia juga memasukkan sebuah korek gas ke dalam tempat rokok kayu tersebut. Kemudian tempat rokok kayu itu dia masukkan ke saku depan celananya.
Saat lagi asik-asiknya wawancara bersama Bu Kepsek, tiba-tiba terdengar sebuah ledakan dari saku celana depan teman saya, "duarrrr" dan teman saya pun terlonjak kaget dari tempat duduknya, dengan posisi seperti duduk dengan tangan masih memegang pulpen dan buku.
Bu Kepsek juga tampak kaget, sejenak wawancara terhenti. Saya melihat teman saya menahan perih di bagian depan, namun dia berusaha menahannya. "Periksa saja dulu, biar saya lanjutkan wawancaranya," saran saya. Teman saya itu pun beranjak ke kamar kecil, dan saya melanjutkan wawancara. (***)
INI pengalaman saya saat meliput bersama seorang teman. Waktu itu, kami diperbantukan di Radar Sulbar (saat itu masih bernama Radar Mandar). Sesuai mekanisme penerimaan di Fajar waktu itu, mereka yang diterima harus dimagangkan di grup PT Media Fajar.
Saat itu kami jalan berdua meliput di sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) di daerah Polewali Mandar. Kami sempat bertemu dengan kepala sekolah, seorang perempuan. Waktu itu menjelang ujian akhir nasional, jadi tema wawancara kami seputar UAN.
Saya yang bertanya dan teman yang mencatat. Sebelum wawancara, saya melihat teman saya memasukkan rokok ke tempat rokok yang terbuat dari kayu. Dia juga memasukkan sebuah korek gas ke dalam tempat rokok kayu tersebut. Kemudian tempat rokok kayu itu dia masukkan ke saku depan celananya.
Saat lagi asik-asiknya wawancara bersama Bu Kepsek, tiba-tiba terdengar sebuah ledakan dari saku celana depan teman saya, "duarrrr" dan teman saya pun terlonjak kaget dari tempat duduknya, dengan posisi seperti duduk dengan tangan masih memegang pulpen dan buku.
Bu Kepsek juga tampak kaget, sejenak wawancara terhenti. Saya melihat teman saya menahan perih di bagian depan, namun dia berusaha menahannya. "Periksa saja dulu, biar saya lanjutkan wawancaranya," saran saya. Teman saya itu pun beranjak ke kamar kecil, dan saya melanjutkan wawancara. (***)
Strange "water hack" burns 2lbs overnight
BalasHapusAt least 160,000 women and men are hacking their diet with a simple and secret "water hack" to lose 2 lbs each and every night as they sleep.
It's very simple and works every time.
Just follow these easy step:
1) Grab a glass and fill it half full
2) And then follow this weight losing HACK
you'll be 2 lbs thinner in the morning!